Kamis, 26 Maret 2015

Interaksi Manusia & Komputer (Software Aplikasi "Google Chrome")




Apakah yang dimaksud dengan interaksi manusia dan computer atau lebih dikenal dengan Human computer interaction adalah disiplin ilmu yang berhubungan dengan perancangan, evaluasi, & implementasi sistem komputer interaktif untuk digunakan oleh manusia.
Oleh Baecker dan Buxton [dalam PRE94] HCI ini didefinisikan sebagai set of processes, dialogues, and actions through -which a human user employs and interacts with computer“. ACM-SGCHI [dalam PRE94] lebih jauh menuliskan definisi tentang HCI sebagai berikut:

  • human-computer interaction is a discipline concerned with the design, evaluation and implementation of interactive computing system for human use and with the study of major phenomena surrounding them
dalam berinteraksi dengan komputer, para pemakai akan berhadapan dengan perangkat keras komputer. Untuk sampai pada isi yang ingin disampaikan oleh perangkat lunak, pemakai dihadapkan terlebih dahulu dengan seperangkat alat seperti papan ketik (keyboard), monitor, mouse, joystick, dan lain-lain. Selanjutnya, pemakai akan berhadapan dengan macam-macam tampilan menu, macam-macam perintah yang terdiri dari kata atau kata-kata yang harus diketikkannya, misalnya save, copy, delete, atau macam-macam ikon.

Sejarah interaksi manusia dan komputer
  • Komputer pertama kali diperkenalkan secara komersial pada tahun 50-an, mesin ini sangat sulit dipakai dan tidak praktis. Disebabkan karena komputer merupakan mesin yang sangat mahal dan besar, hanya dipakai di kalangan tertentu, misalnya para ilmuwan /ahli-ahli teknik.
  • komputer pribadi (PC) diperkenalkan pada tahun 70-an, Dengan ini prkembangan penggunaan teknologi ini secara cepat dan mengagumkan ke berbagai penjuru kehidupan (pendidikan, perdagangan, pertahanan, perusahaan, dan sebagainya). Kemajuan-kemajuan teknologi tersebut mempengaruhi juga rancangan sistem. Sistem rancangan dituntut harus bisa memenuhi kebutuhan pemakai, sistem harus mempunyai kecocokan dengan kebutuhan pemakai atau suatu sistem yang dirancang harus berorientasi kepada pemakai. Pada awal tahun 70-an ini, juga mulai muncul isu teknik antarmuka pemakai (user interface) yang diketahui sebagai Man-Machine Interaction (MMI) atau Interaksi Manusia-Mesin.
  • Para peneliti akademis mengatakan suatu rancangan sistem yang berorientasi kepada pemakai, yang memperhatikan kapabilitas dan kelemahan pemakai ataupun sistem (komputer) akan memberi kontribusi kepada interaksi manusia-komputer yang lebih baik. Maka pada pertengahan tahun 80-an diperkenalkan istilah Human-Computer Interaction (HCI) atau Interaksi Manusia-Komputer.
Evolusi Antarmuka bisa dijabarkan sebagai berikut :
  • Tahun 50an – Antarmuka pada level hardware untuk teknik (ex. switch panel)
  • Tahun 60-70an – Antarmuka pada level pemrograman (ex. COBOL, FORTRAN)
  • Tahun 70-90an – Antarmuka pada level instruksi
  • Tahun 80an – Antarmuka pada level dialog interaksi (ex. GUI, Multimedia)
  • Tahun 90an – Antarmuka pada level lingkungan kerja (ex. Sistem Network, Groupware)
  • Tahun 00an – Antarmuka berkembang dengan luas (ex. mobile device, interactive screen)

Mengenal Software Aplikasi “GOOGLE CHROME”


Google Chrome adalah software atau aplikasi browser yang diciptakan oleh Google. Aplikasi browser ini menjadi salah satu aplikasi browser paling populer di jagat maya bersanding dengan aplikasi browser Mozilla FireFox. Namun berdasarkan data dari StatCounter, Google Chrome berada di urutan teratas dengan 48.7% pengguna, sedangkan Mozilla FireFox hanya 19.6% pengguna di dunia.
Fitur-fitur yang terdapat pada Google Chrome menyamai kompetitornya Mozilla FireFox, seperti pada segi kecepatan browser, kelengkapan Add Ons atau plugin tambahan Tampilan yang friendly dan sebagainya. Selain Fitur-fitur diatas, ada beberapa fitur yang bisa anda manfaatkan dalam Browser Google Chrome, diantaranya.

Menyimpan Halaman Web
Aplikasi browser ini dirancang agar dapat mempermudah menyimpan atau mengunduh halaman web dengan format PDF. Caranya, Bagi pengguna sistem operasi Windows, tekan CTRL + P pada laman web yang ingin anda jadikan PDF, lalu ada pilihan ubah format menjadi PDF dan simpan. Untuk OS berbasis MAC tekan CMD+P kemudian Save as PDF.

Hapus Web History
History yang penuh salah satu faktor penyebab performa browser menjadi lambat. Untuk mengatasinya pengguna bisa menghapus riwayat atau history tersebut dengan mengetik (chrome://history) pada kolom taskbar. Jika anda ingin menghapus 10 web history sekaligus, maka tidak perlu meng-klik satu persatu. Cukup memilih kotak pertama yang tampil, lalu teka “Shift” dan pilih kotak terakhir, secara otomatis kotak yang ada dalam barisan itu akan terpilih.

Membuat Pintasan Keyboard
Pengguna dapat membuat keyboard shortcut di Google Chrome dengan menggunakan Google Chrome Apps. Caranya mudah, pengguna tinggal mengetik chrome://extensions pada bar alamat web untuk membuka halaman extensions, kemudia seret ke bawah dan klik tautan Keyboard Shortcuts.


Banyak kelebihan yang dipunyai Google Chrome ini diantaranya telah mendukung berbagai bahasa di dunia termasuk versi Indonesia. Selain diperuntukkan bagi pengguna perangkat berbasis komputer baik PC, laptop (notebook/netbook) aplikasi ini juga bisa di download gratis untuk HP serta Tablet tertentu. Windows, Linux, Mac OS serta Android merupakan jenis platform yang telah didukung saat ini. Untuk ke depan seiring bertambahnya pengguna Google Chrome bukan  tidak mungkin penambahan dukungan untuk sistem operasi yang lain akan dilakukan.


ANALISIS

Selain berbagai keunggulan yang dimiliki Google Chrome tentu terdapat kelemahan dari browser ini. Sebagai penyeimbang berikut ini adalah daftar kelebihan serta kelemahan Google Chrome.

Kelebihan Google Chrome:
  • Google Chrome mempunyai penampilan yang enak di lihat saat dioperasikan. Sederhana, jendela browser yang bersih serta efisien.
  • Browser Google Chrome termasuk kategori program aplikasi yang ringan dan lincah. Terutama pada saat mulai start awal serta melakukan intruksi tab, baik tab baru maupun perpindahan tab.
  • Browser adress pada Google Chrome juga berfungsi layaknya mesin pencari sehingga sangat praktis. Melalui layanan ini Anda tak hanya dapat memasukkan sebuah alamat situs kemudian mengunjunginya namun juga bisa memasukkan sebuah kata kunci pada tempat tersebut kemudian Enter atau klik tombol perintah sehingga akan dialihkan ke search engine Google. Fitur ini adalah teknologi canggih & pintar yang belum ada pada browser lainnya.
  • Secara otomatis Chrome akan bookmark berbagai halaman situs yang pernah di buka atau sering di akses oleh pengguna.
  • Terdapat modus penyamaran. Pada fitur tersebut memungkinkan bagi para pengguna untuk mengakses sebuah halaman web tanpa meninggalkan jejak atau tak terdeteksi.
Kelemahan Google Chrome:
  • Dalam Google Chrome tidak terlalu banyak extension/addons yang bisa di instal. Berbeda dengan Firefox yang mempunyai banyak sekali  addons tambahan dan selalu dikembangkan untuk menjawab kebutuhan pengguna.
  • Masih dalam tahap penyempurnaan sehingga bila dibandingkan browser lain Chrome terkesan kurang up-to-date karena belum mempunyai fitur yang banyak.
  • Para ahli confidence menemukan semacam celah kecil/bugs pada Google Chrome. Saat pengguna membuka halaman situs tertentu akan menjadikan browser ini eror/crash. Di dalam Chrome juga terdapat underline download otomatis yang bisa disalah-gunakan oleh para peretas.
  • Dalam hal privasi, Google yang merupakan pemilik Chrome menyimpan 2% interprestasi pencarian para pengguna sekaligus dengan alamat IP sesuai wilayah negaranya. Meski pada waktu tertentu interprestasi tersebut akan dianonimkan. Dalam hal ini Google berpotensi untuk merekam aktifitas dari para penggunanya.
Itulah sekilas mengenai browser Google Chrome semoga dapat menjadi tambahan informasi untuk para pembaca semuanya.



Referensi :
http://artikel.okeschool.com/artikel/internet/593
http://www.aingindra.com/
http://uncuade.blogspot.com/
https://daadiiduu.wordpress.com/

Rabu, 11 Maret 2015

Mengenal Frame Sepeda MTB / Mountain Bike serta Ukurannya


Cross Country (XC), Trail, All Mountain (AM), Free Ride (FR), Downhill (DH). Jenis sepeda ini dibedakan berdasarkan jenis track yang dilaluinya, selain itu sepeda tadi masih dibedakan lagi antara hardtail dengan full suspension. Tulisan kali ini saya hanya akan menyoroti sepeda full suspension khusus AM dan XC saja.
Suspensi sepeda dibagi atas dua bagian yaitu depan biasa disebut fork dan suspensi belakang atau rear suspension. Suspensi depan tingginya bermacam-macam sesuai kebutuhan anda juga sepeda. Pemilihan suspensi depan yang beragam ini sering dianggap sebagai penentu spesifikasi jenis sepeda, apakah begitu? ya tidak lah.
Jenis sepeda ditentukan oleh geometry frame, bukan oleh travel fork sepeda, sering kita dengar ada orang yang mengganti fork sepedanya dengan fork yang lebih tinggi dengan harapan spesifikasi sepedanya berubah, misalnya sepeda XC yang tadinya menggunakan fork dengan travel 100 mm diganti dengan fork yang mempunyai travel 140mm dengan harapan spesifikasi sepedanya berubah menjadi AM,spesifikasi tetap aja XC. justru berbahaya mengganti travel fork melebihi ketentuan yang telah ditentukan pabrik, salah satu resikonya adalah patah frame.
Kembali ke geometry frame MTB, spesifikasi sepeda XC, AM, FR, DH berbeda design, cara paling mudah tentunya dengan membuka website pabrikan sepeda, hampir semua situs mencantumkan geometry frame serta spesifikasi frame, sayangnya banyak dari kita yang malas membaca. kalau kita perhatikan sudut head tube akan berbanding terbalik dengan travel frame, misal untuk sepeda AM biasanya sudut head tube antara 67 derajat sampai 68 derajat, sedangkan untuk XC di atas 68 derajat.
Frame MTB dengan spesifikasi XC dan AM dibagi lagi menjadi dua yaitu hardtail dan full suspension, sekarang mari kita lihat frame full suspension, begini ketentuan yang berlaku untuk umum:
Travel frame XC : 4 Inch ( 101,6 mm)
Travel frame Trail : 4 – 5 Inch ( 101,6 – 127 mm)
Travel frame AM : 5 – 6 Inch ( 127 – 152,4 mm)
Travel frame FR : 6 – 7 Inch (152,4 – 177.8 mm)
Travel frame DH : di atas 7 Inch (~ 177,8 mm)
selain jenis yang dituliskan di atas masih ada lagi jenis yang disebut Enduro, biasanya geometry frame Enduro mirip dengan AM.
Lalu apa pengaruhnya geometry frame tersebut ? geometry frame dirancang menyesuaikan track yang akan dilalui, mudahnya begini aja supaya tidak banyak teori yang membingungkan, semakin panjang travel frame maka semakin enak untuk turunan namun semakin berat digunakan untuk tanjakan, ayunan frame ini bisa diatasi dengan berbagai teknologi seperti FSR, DW Link, AVP, VVP, Forward Geometry DLL.
Selain itu kalau kita perhatikan, semakin panjang travel frame maka berat frame akan bertambah juga karena memang dituntut frame yang lebih kuat untuk menahan momentum, lihat saja frame sepeda DH relatif lebih berat dibandingkan frame sepeda XC, oleh karenanya sepeda DH berat apabila digunakan untuk tanjakan, sebaliknya frame XC.

Analisis:
Sepeda gunung biasa disebut juga mountain bike atau MTB, jenis sepeda ini sudah ada sejak jaman dahulu kala. MTB dianggap sebagai sepeda yang multi guna karena dapat digunakan pada berbagai kondisi jalan, masalahnya adalah kenyamanan yang dirasakan berbeda karena MTB memang diciptakan untuk digunakan bukan di jalan aspal yang mulus.
MTB dibagi atas beberapa jenis berdasarkan fungsi dan karakter sepedanya. Banyak orang yang masih salah kaprah mengenai perbedaan masing-masing jenis MTB, salah kaprah apanya? nah daripada nebak-nebak buah manggis mendingan baca dulu deh sampai selesai, kalau ada masukan silakan tambahkan saja, lumayan buat nambah pengetahuan pembaca lainnya.
Spesifikasi sepeda AM, XC, DH, FR bukanlah ditentukan oleh panjang fork melainkan ditentukan oleh travel frame anda.





Sumber : Facebook - Wong Jawa

Minggu, 21 Desember 2014

Proposal Bisnis



Proposal Sistem Informasi Manajemen Perhotelan Berbasis Web
Sistem Informasi Manajemen Perhotelan Berbasis Web


 
Disusun oleh:
Aditya Dwi Saputro
20113230
2KB04







FAKULTAS ILMU KOMPTER DAN TEKNOLOGI INFORMASI
UNIVERSITAS GUNADARMA
2014






Bab 1
Pendahuluan

1.1. Latar Belakang
Internet merupakan teknologi yang memiliki cakupan sangat luas. Di mana internet terhubung secara online tanpa mengenal batas waktu dan tempat. Dalam hal ini, bila perusahaan dibidang property terutama perhotelan menggunakan internet dalam sistem informasinya  maka akan memberikan kemudahan bagi para pelanggan maupun karyawan dalam mendapatkan dan juga mengelola informasi maupun transaksi yang dibutuhkan.
Di era globalisasi kini biasa persaingan dalam bidang property terutama perhotelan sangat ketat, oleh karena itu  diperlukan suatu sistem informasi pemasaran maupan transaksi yang sangat efektif demi menunjang persaing dibidang proreti khususnya  perhotelan. Dalam pelaksanaan proses pemasaraan dan transaksi seharusnya mengandalkan ketepatan, kecepatan, kemudahan dalam bertransaksi maupun pemasaraaannya.
Oleh sebab itu disini Saya mengajukan kepada bapak / Ibu sebuah proposal pengadaan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web yang terdiri dari Sistem Informasi Profile Hotel , Sistem Informasi fasilitas Hotel, Sistem Informasi Transaksi Pemakian Fasilitas Hotel, Sistem informasi Booking dan Sistem informasi Layanan Pelanggan. Mudah-mudahan dengan pengajuan proposal ini kiranya Perusahaan bapak / ibu pimpin bisa menjalin kerjasama dengan kami demi memenjukan usaha dibidang property yang bapak/ibu pimpin.

1.2. Maksud dan Tujuan
Adapun Maksud dan tujuan dalam pembuatan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web Antara lain :

Maksud  :

1.      Menawarkan solusi untuk dalam memasarkan hotel agar daya saing hotel terterjaga.
2.      Merencanakan pembangunan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web demi meningkatkan jumlah pengunjung hotel.
Tujuan :
1.      Memudahkan Manajeman Hotel dalam memberikan informasi yang lengkap dan detail kepada Pelanggan tentang Fasilitas  yang disediakan dan ditawarkan oleh Hotel , sehingga Pelangga mendapatkan informasi yang lengkap dan akurat mengenai hal tersebut.
2.      Memudahkan Manajeman dalam melakukan proses pengelolaan transaksi yang terjadi di Hotel sehingga selain Pelanggan dapat Memesan Penginapa secara Offline, Pelanggan dapat Memesan Penginapan secara online melalui internet
3.      Memperluas pemasaran dan promosi dengan media online supaya menambah popularitas dari Hotel tersebut.

1.3. Ruang Lingkup Pekerjaan

1.3.1  Pengembangan

            Pengembangan sistem adalah serangkaian aktivitas yang diperlukan untuk membangun sebuah solusi sistem informasi untuk sebuah masalah atau kesempatan bisnis.Pada pengengmebng system ini menggunkan pemograman Macromedia Dremeaver 8 dan data base MySql,adapun tahap dalam pengembangan system tersebut.
Pengembangan sistem (sistem development)
a.       Analisis sistem (sistem analysis)
Penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem yang baru atau diperbarui.
b.      Desain sistem secara umum (general system design)
Tujuan dari desain sistem secara umum adalah untuk memberikan gambaran secara umum kepada user tentang sistem yang baru.
c.       Penilaian sistem (sistem evaluation)
Hasil desain sistem secara umum tentunya harus menjadi pertimbangan pihak manajemen apakah melanjutkan pengembangan sistem yang baru berdasarkan gambaran desain sistem secara umum atau menolak rancangan baru tersebut.
d.      Desain sistem terinci (detailed sistem design)
Dengan memahami sistem yang ada dan persyaratan-persyaratan sistem baru, selanjutnya adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Jika sistem itu berbasis komputer, rancangan harus menyertakan spesifikasi jenis peralatan yang akan digunakan.
e.        Implementasi sistem (sistem implementation)
Merupakan kegiatan memperoleh dan mengintegrasikan sumber daya fisik dan konseptual yang menghasilkan suatu sistem yang bekerja.



1.3.2. Pengumpulan Data
Dalam sistem informasi ini metode pengumpulan data dengan menggunakan studi lapangan yaitu dengan melakukan peninjauan langsung Ke perusahaan guna memperoleh data – data mengenai perusahaan yang menjadi objek penelitian ada 3 cara untuk memperoleh data-data tersebut yaitu:
a)      Wawancara
Wawancara merupakan salah satu instrumen penting dalam pengumpulan data yang menggunakan studi kasus. Untuk teknik wawancara ini dikhususkan untuk para end user, yaitu administrator untuk mengetahui alur data;
b)      Studi Pustaka
Metode pengumpulan data ini dilakukan untuk mencari sumber, bahan penelitian-penelitian sebelumnya dan berbagai referensi lainnya guna mengkolaborasi berbagai data dengan berbagai konsep Web yang telah ada.
c)      Observasi
Melakukan pengumpulan data secara langsung atas semua yang   terjadi dalam perusahaan, disesuaikan dengan masalah yang dihadapi.

1.3.3.  Pemeliharan
Pada pemeliharan Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web dilakuakan 2 sistem pemeliharan yaitu dengan cara :
a.       Pemeliharan sistem secara adaptif yaitu pemeliharaan sistem secara  berkala tetapi dalam tahap awal pemakaian membutuhkan maintenence yaitu sebulan sekali kemudian setelah pemakaian selama kurang lebih 6 bulan maka hanya diperlukan maintenence yaitu 1 tahun sebanyak 2x pemeliharaan sistem.
b.      Pemeliharaan system secara koreksif yaitu pemelihran sistem dengan mengkoreksi kesalahan-kesalahan yang mungkin terjadi pada saat sistem berjalan. Pemeliharaan korektif ini mencakup kondisi penting atau bahaya yang memerlukan tindakan segera. Kemampuan untuk mendiagnosa atau memperbaiki kesalahan atau malfungsi dengan cepat sangatlah berharga bagi perusahaan.

1.3.4. Pelatihan
Pada proses pelatihan akan dilakukan  dalam  2  tahap yaitu :
a.       Pada tahap pertama dilakukan sebelum Sistem di jalan secara global  dan akan dilakukan 3 kali pertemuan dimana pada tahap ini di harus para administrator harus memahi Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web. Web secara keseluruhan sebelum Sistem ini mulai dijalankan.
b.      Ditahap kedua yaitu setelah Sistem di terapkan ,Pada tahap ini pelatihan hanya dilakukan pada saat administrator menjalan sistem yang akan dijalankan / dalam kata lain pihak instuktor hanya akan mengawasi selama 2 kali masa masa percobaan system.

























Bab 2
Sistem informasi Manajeman Perhotelaan Berbasisi Web

2.1. Latar Belakang
Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web Web ini di rancang mengunakan pemrograman Macromedia Dreamever 8,karena Macromedia Dreamever memiliki kemampuan yang lebih kumlit ketimbang Pemograman berbasis web yang lainya.Pada dasarnya system ini dibuat agara dapat memudah para custemor dalam mengakses segala sesuatu yang berhubung dengan hotel seperti melihat fasilitas hotel yang ada tanpa harus berkunjung ke hotel langsung customer sudah dapat mengetahuinya dengan cara mengunjui system informasi web yang akan kami buat nanti.Begitu juga dengan transaksi pembayaran custemor bisa begitu mudah melakukan transaksi tanpa harus mengunjungi hotel,mereka bisa langsun bertransaksi secara Online dan juga sekaligus bisa membooking terlebih dahulu dengan fasilitas layanan booking yang dimiliki di Sistem ini.Selaim fasilitas utama yang tadi disebutkan pada sistem ini juga memiliki fasilitas tambahan ya itu sistem informasi layanan pelanggan dimana pada fasilitas ini para customer bisa langsung mengadukan keluhan atau memberikan kritikan dan sarasn atas pelayaan hotel yang diberikan dan juga kenyaman menginap hotel tersebut dengan memilihan layanan pelanggan.
Mudah-mudah dengan dibuat Sistem Informasi Manajeman Hotel Berbasis Web ini dapat membantu memudah segala sesuatu yang berhubungan dengan kemajuan Hotel mulai dari segi pelayaan,transaksi dan pemasaraan. 

2.2 Prespektif Produk

Sistem Inforamsi Ini merupakan sistem informasi berbasisi web yang dimana dapat membantu kinerja perusahaan dalam segala bidang mulai dari bidang pelayanan hingga bidang pemasaraan.Pada dasar sistem yang diterapakan nanti akan bersifat friendly,dimana sistem dapat mudah dimengerti dan dijalan oleh customer pada khususnya,Selain itu sistem ini juga jauh lebih interaktif karena sistem ini juga dapat mengatuhi respon customer yang mengunjungi web ini seberapa besar



2.3 Deskripsi Subsistem
Dalam Sistem informasi Perhotelaan Berbasis Web web memiliki berapa subsistem yang memiliki fungsi dan keunggulan masiang-masing di antaranya :
a.       Modul Home
Modul ini memberi informasi tentang profile perusahaan, prestasi – prestasi yang pernah dicapai oleh Perusahaan tersebut , dan juga akan memberikan alasan mengapa Customer harus memilih Jasa Perusahaan ini.

b.      Modul Fasilitas Hotel
Pada Modul Inikan menjelaskan Secara detiala segala fasilitas yang terdapat dihotel tersebut dan juga akan menjelaskan besar biaya yang digunakan jiga menggunakan fasilitas tersebut.

c.       Modul Transaksi Pembayaran
Di Modul ini customer akan dimudahkan dalam proses Transaksi secara online dan juga dapat mengetahui jumlah biaya yang digunakan pada saat menginap dihotel tersebut.

d.      Modul Booking hotel
Ini merupakan modul yang akan berfungsi pada saat customer akan melakukan pemesaan hotel  untuk waktu yang akan datang tanpa harus repot datang ke hotel tersebut,customer bisa langsung membooking kamar ,menentukan jenis kamar yang di gunakan dan juga kapan kamar tersebut akan dibooking,selain itu pada modul booking juga terdapat sistem down payment dimana pada saat membooking customer diwajib kan membayar DP min 10% dari harga kamar yang dipesana

e.       Modul Layanan Customer
Untuk Modul ini merupakan Fasilitas tambahan dimana customer bisa langsung memberikan keluhanyaatau memberikan kritik dan saran dengan menuliskan nya di form Layanan Customer,Tak lupa disini juga harus dicantumkan No transaksi pemesana kamar pada saat menginap agar tidak terjadi penipuan keluhan nantinya.
2.4 Manfaat bagi Perusahaan

1.       Perusahaan akan dapat mengetahui respon masyarakat melalui faslitas saran & kritik yang disediakan pada Sistem Informasi Ini.
2.       Lebih cepat dalam pelayanan transaksi Pembayaran maupun  booking hotel.
3.       Dengan adanya promosi yang terdapat pada sistem ini, maka masyarakat akan lebih
mengenal dari Fasilitas dan keunggulan yang dimiliki oleh hotel tersebut.
























Bab 3
Metodologi Kerja

3.1. Diagram Contex

3.3. Relasi
3.4. Pengujian Top Down

3.5 Teknologi Informasi

3.5.1. Spesifikasi Server

 Dibutuhkan sebanyak 1  unit komputer server dengan spesifikasi komputer adalah sebagai berikut :
1.      Prosesor Intel i7 Extreme (2.6 Ghz) TRAY
2.      Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
3.      Memory DDR3 64 Gb
4.      Harddisk 160 TB Seagate/Maxtor/Samsung SATA
5.      Keyboard + Mouse
6.      Casing  1200Watt + 6 FAN CPU
7.      LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 21″
8.      DVD-RW Samsung

3.5.2. Spesifikasi Client
Sedangkan untuk komputer yang akan digunakan sebagai client membutuhkan 7 unit komputer client dengan spesifikasi sebagai berikut :
1.      Prosesor Intel i7 Extreme (2.6 Ghz) TRAY
2.      Mainboard ASUS/Gigabyte/ECS
3.      Memory DDR3 64 Gb
4.      Harddisk 160 TB Seagate/Maxtor/Samsung SATA
5.      Keyboard + Mouse
6.      Casing  1200Watt + 6 FAN CPU
7.      LCD Monitor LG/Samsung Wide Screen 21″
8.      DVD-RW Samsung

3.5.3. Bentuk Komunikasi Data
Dalam pembuatan sistem informasi yang jaringannya menggunakan wireless dengan komponen Access Point. Sedangkan untuk pengkabelannya menggunakan kabel serat optik (fiber optic) karena dapat menerima informasi yang besar, dan tidak terpengaruh oleh medan magnetis, sehingga isyarat dalam kabel terjamin keamanannya,meskipun dalam pengimplentasiannya membutuhkan biaya yang sangat mahal dan dalam penyambungan serat harus menggunakan teknik dan ketelitian yang tinggi.

3.5.4.   Security Teknologi Informasi
 Dalam pembuatan sistem informasi ini akan menggunakan security / pengamanan dengan menggunakan antivirus AVIRA ANTIVIR PERSONAL  PREMIUM. Dengan menggunakan antivirus maka apabila data yang telah  tersimpan terkena virus maka dapat dideteksi dan antivirus tersebut akan meremove secara otomotis. Selain penggunaan antivirus juga digunakan firewall yang akan melindungi komputer atau jaringan dari akses komputer lain yang tidak memiliki hak untuk mengakses komputer atau jaringan.

3.5.5.   Pemeliharaan Teknologi Informasi

 Pemeliharaan terhadap jaringan / network dapat dilakukan sebulan sekali, hal ini berguna untuk memelihara jaringan yang digunakan untuk operasional kantor tetap bersih dari virus – virus yang dapat merusak jaringan tersebut.Dengan dilakukannya pemeliharan jaringan secara rutin maka akan dapat mencegah penyebaran virus yang akan merusak data yang telah disimpan.Apabila sampai ada virus yang masuk kedalam server maka akan secara cepat terdeteksi dan akan dilakukan pencegahan sehingga tidak akan terlalu parah merusak jaringan server.Sedangkan untuk pemeliharaan data dapat dilakukan dengan melakukan scan anti virus secara berkala yaitu seminggu sekali, sehingga data yang sudah tersimpan aman dari viru

3.5.6.      Topologi Teknologi Informasi
 
3.6 . Penjadwalan
3.6.1. Rincian Biaya
Daftar Rencana Kegiatan, Prasyarat dan Waktu Pelaksanaan









No
Aktivitas
Durasi (hari)
Prasyarat




1
Administrasi dan pertemuan awal
3



2
Survei dan wawancara bisnis proses
4
1


3
Analisis kebutuhan sistem
6
2


4
Perancangan sistem
8
3


5
Pembuatan program aplikasi
10
4


6
Pengujian sistem
3
5


7
Pengadaan dan instalasi server
2
1


8
Uji coba operasional
3
6,7


9
Penyusunan panduan operasional
3
6


10
Pelatihan operasional
2
8,9


11
Launching
1
7


12
Closing project
1
10,11














3.6.2.Rincian Biaya






NO
Uraian
Satuan
QTY
 Harga Satuan
Jumlah (Rp)

A
Biaya Personil





1
Project Manager /Leader (PM)
Orang-bulan
3
 Rp  25,000,000.00
 Rp     75,000,000.00

2
Analis (AN)
Orang-bulan
4
 Rp  20,000,000.00
 Rp     80,000,000.00

3
Programmer (PR)
Orang-bulan
10
 Rp  17,000,000.00
 Rp  170,000,000.00

4
Trainer (TR)
Orang-bulan
2
 Rp    60,000,000.00
 Rp     120,000,000.00

5
Integrator (INT)
Orang-bulan
2
 Rp  100,000,000.00
 Rp     200,000,000.00


Sub Total
 Rp  645,000,000.00

B
Biaya Non Personil





1
Pengadaan perangkat
paket
1
 Rp  600,000,000.00
 Rp     600,000,000.00

2
Pelatihan
paket
1
 Rp  150,000,000.00
 Rp     150,000,000.00

3
Lauching
paket
1
 Rp  100,000,000.00
 Rp     100,000,000.00


Sub Total
 Rp     850,000,000.00


Total
 Rp  1,495,000,000.00


PPN 10%
 Rp      


Grand Total
 Rp  1,495,000,000.00


Terbilang: Satu Miliar Empat Ratus Sembilan Puluh Lima Juta Rupiah







































 3.6.3. Gant Chart
No
Aktivitas
Durasi (hari)
Prasyarat
S
F
Jadwal Pelaksanaan, hari ke-
1
4
7
10
13
16
19
22
25
28
31
34
37
40
1
Administrasi dan pertemuan awal
3

1
3
3













2
Survei dan wawancara bisnis proses
4
1
4
7

3
1











3
Analisis kebutuhan sistem
6
2
8
13


2
3
1









4
Perancangan sistem
8
3
14
21




2
3
3







5
Pembuatan program aplikasi
10
4
22
31







3
3
3
1



6
Pengujian sistem
3
5
32
34











3


7
Pengadaan dan instalasi server
2
1
8
9
2













8
Uji coba operasional
3
6,7
35
37












3

9
Penyusunan panduan operasional
3
6
35
37











3


10
Pelatihan operasional
2
8,9
38
39













2
11
Launching
1
6
10
10







1






12
Closing project
1
10,11
40
40













1











Bab  4
Penutup

Demikian Proposal Pengajuan yang kami buat mudah-mudah dengan dibuatnya Proposal ini bisa menjadi barang bertimbang Bapak/Ibu dalam memperbaharui Sistem Informasi yang digunakan,demi memajukan Perusahaan yang Bapak/Ibu pimpin, Kiranya hanya sekian yang kami ucapakan atas perhatian kami ucapakan terima kasih.



Lampiran :
BIODATA PEGELOLAH

Nama dan Alamat Pemilik
Nama pemilik 
:
Aditya Dwi Saputro
Alamat pemilik
:
Jl. Komplek TNI – AL Dewa Kembar, Cilincing
Tanjung Priuk – Jakarta Utara